SCALING VLAN
PENGERTIAN VLAN.
Virtual LAN atau disingkat VLAN merupakan sekelompok perangkat pada satu LAN atau lebih yang dikonfigurasikan (menggunakan perangkat lunak pengelolaan) sehingga dapat berkomunikasi seperti halnya bila perangkat tersebut terhubung ke jalur yang sama, padahal sebenarnya perangkat tersebut berada pada sejumlah segmen LAN yang berbeda. Vlan dibuat dengan menggunakan jaringan pihak ke tiga. Agar computer bisa berkomunikasi pada VLAN yang sama, setiap computer harus memiliki sebuah alamat IP dan Subnet Mask yang sesuai dengan VLAN tersebut.
Secara default, semua port pada switch adalah access link.
• Access link: hanya dapat mengirimkan frame pada VLAN yang sama antar switch, untuk satu VLAN
• Trunk link: dapat mengirimkan frame pada VLAN-VLAN yang berbeda didalam 1 (satu) switch.
Fungsi utama VTP yaitu menyederhanakan pembuatan VLAN pada banyak switch.
• VTP Server: dapat melakukan create, add, dan delate VLAN. Kemudian mengirimkan informasi VLAN melalui jalur Trunk
• VTP Client: menerima dan menyimpan informasi VLAN pada NVRAM.
• VTP Transparant: tidak dapat menyimpan informasi VLAN pada NVRAM. Hanya dapat meneruskan info VLAN yang diterima dari VTP Server ke VTP Client.
SKEMA JARINGAN VLAN.
VLAN 10.
PC0 : Ip address : 172.17.0.21
Subnet : 255.255.255.0
Gateway : 172.17.0.1
VLAN 30.
PC1 : Ip address : 172.17.30.23
Subnet : 255.255.255.0
Gateway : 172.17.30.1
Setting Switch.
Switch>ena
Switch#vlan database
Switch(vlan)#vlan 10 name vlan10
Switch(vlan)#vlan 30 name vlan30
Switch(vlan)#exit
Switch#conf t
Switch(config)#int range fa0/1, fa0/11
Switch (config-if-range)#switchport mode access
Switch (config-if-range)#switchport access vlan 10
Switch(config)#int range fa0/2, fa0/6
Switch (config-if-range)#switchport mode access
Switch (config-if-range)#switchport access vlan 30
Switch (config-if-range)#end
Switch#exit
Switch>ena
Switch#conf t
Switch(config)#int range fa0/1-2
Switch (config-if-range)#switchport mode trunk
Switch (config-if-range)#end
Setting Router :
Router>ena
Router#conf t
Router(config)#int fa0/0.10
Router(config-subif)#encapsulation dot1Q 10
Router(config-subif)#ip address 172.17.0.1 255.255.255.0
Router(config-subif)#int fa0/0
Router (config-if)# no sh
Router>end
Router#conf t
Router(config)#int fa0/1.30
Router(config-subif)#encapsulation dot1Q 10
Router(config-subif)#ip address 172.17.30.1 255.255.255.0
Router(config-subif)#int fa0/1
Router (config-if)#end





Tidak ada komentar:
Posting Komentar